Senin, 14 Desember 2009

My Best Friend Wedding


"Jo, nek golet bojo aja adoh-adoh, men dewek bisa kondangan ", kata Wiwi dalam bahasa Jawa medok khas Kebumen di sela-sela obrolan sepanjang jalan menuju kos. "Nek Cilacap ?", jawab The Pooh, panggilan ala geng si berat untuk Pujo yang memang perawakannya rada mirip tokoh Winnie The Pooh. "Yah, bisa diterima", sahutku menjawab pertanyaan balik Pooh.
Sekelumit percakapan santai setengah bercanda tersebut kembali melintas di benakku ketika membaca sebuah undangan pernikahan yang datang pertama kali melalui situs Facebook. Bulusari, Gandrungmangu, Cilacap, demikian lokasi walimahan sahabatku semasa kuliah dulu. "Oh ternyata beneran tah ", pikirku teringat kembali percakapan waktu itu yang kukira hanya gurauan semata. Maklumlah meskipun kami menjadi teman karib sejak pertama kali menginjak bangku kuliah, beberapa waktu terakhir nyaris tidak ada kontak lagi di antara kami. Di tengah kesibukan kuliah yang mulai berbeda jurusan, aktivitas yang berbeda hingga berbagai situasi yang semakin tidak memungkinkan untuk menghabiskan waktu bersama menjadikan komunikasi semakin jarang terjadi bahkan Pooh sempat menghilang untuk sekian lama. Maka dari itu, beruntung ada situs jejaring sosial semacam Facebook ini yang membantuku menemukan kembali sahabat yang hilang.
Berniat menepati janji yang meskipun terdengar main-main dulu, jauh-jauh hari aku mengontak sahabat-sahabat yang memungkinkan untuk datang di acara bahagia tersebut. Akhirnya tibalah hari yang sudah direncanakan. Berbekal sebuah denah yang ada di dalam undangan aku dan tiga orang sahabat lainnya memulai sebuah perjalanan menuju lokasi yang belum pernah kami datangi sebelumnya. Jadilah kami berempat menyusuri jalan sempit berliku yang tak ketinggalan penuh lubang di sana-sini. Panas menyengat membuatku lelah buka main, perjalanan yang begitu jauh dan memakan waktu hingga tiga jam membuatku tampak lusuh ketika sampai di tujuan. Dandanan rapi dan polesan rias sederhana tak berbentuk lagi hilang diterpa angin dan butiran keringat yang menetes di sepanjang jalan. Walhasil sesampainya di lokasi resepsi kami langsung menghempaskan diri, mengatur nafas kelelahan, syok mengingat betapa jauhnya jarak yang sudah ditempuh demi menyaksikan hari bahagia seorang sahabat.
Namun melihat wajah sumringah Pooh yang lama tidak kujumpai meringankan penat yang kurasakan. Puas rasanya bisa menepati sebuah janji, bisa melihat Pooh yang ceria dan penuh tawa, bukan lagi Pooh yang kulihat ketika terakhir kali kami bertemu di jalan itu.
Begitulah hari itu menjadi hari yang menyenangkan sekaligus sangat melelahkan. Ketika matahari mulai bergeser ke barat, kami pun berpamitan untuk pulang. Tak terkira jemu yang aku rasakan mengingat aku harus melewati jalan itu lagi, melewati deretan pohon-pohon pinus yang rindang,melewati tanjakan turunan dan kelokan jalan sempit yang penuh lubang. Namun penat sedikit terobati ketika kami menyempatkan untuk menjalankan rencana semula sepulang menghadiri pesta pernikahan. Ya, mumpung melewati kota Cilacap apa salahnya jika mampir sebentar ke pantai. Ini untuk pertama kalinaya aku menginjakkan kaki ke pasir di Teluk Penyu. Sebuah ironi jika mengingat dimana aku tinggal selama ini ^_^. Menghabiskan sore di tepi pantai, memuaskan sifat narsis yang selalu muncul jika bertandang ke sebuah tempat, menyantap hidangan lezat khas tepi pantai, hmmm sedikit penyegaran di tengah kesibukan selama ini yang dengan sukses membuatku jatuh sakit.
Ketika matahari terbenam barulah kami beranjak meninggalkan pantai yang penuh dengan pelancong tersebut. Perjalanan masih panjang untuk kami sampai di rumah masing-masing. Bersyukur mesti malam telah larut, meski seluruh tubuh terasa lelahkami tiba di rumah dengan selamat. Hah sebuah perjalanan di hari Minggu yang begitu berkesan ( amat sangat lelah sekali), namun jika lelah ini membuat seorang sahabat senang, rasanya tak apalah. Sekali lagi selamat buat Pooh, semoga bahagia selalu.

Qishi wo you ie ke li u wei le ni. Jiu shi pu neng kei ni qing tien. Wo hao pheng you cai wo jia li yihou, wo kei ni chang ke ie ke ai yin yue chuan sin chuan yi.....wo xi wang ni te sin fu..........che she ni...."ni wen wo ai ni you tuo sen, wo ai ni you ci fen. Wo ti ching pu ie, wo ti ai pu pien , ye liang tai piau wo te sin........." Pooh, xin fu kuai le !!

1 komentar:

MARS mengatakan...

mantabbb..ehehe...so tiring trip, tapi menyenangkan juga. publish di FB in di tag ke pujo dkk ehehe..pasti banyak respon ihihi