Sabtu, 30 Mei 2009

Shenri Kuaile !


"Jangan kau takut dengan waktu yang berjalan ini. Kita nikmati saja hari-hari yang kita lalui, walau kadang banyak sekali peristiwa yang menyenangkan dan menyedihkan bagi kita. Tapi dengan adanya ini kita jadi banyak sekali pengalaman. Janganlah merasa bosan dengan waktu yang menunjukkan bahwa hari ini membuat kita semakin bertambah usia, karena ini adalah bukti kita untuk lebih dewasa dan melihat masa depan kita. Jadi bersenanglah teman dengan hari ini yang begitu spesial untukmu dan kebahagiaanmu."
Demikianlah salah satu ucapan selamat yang ditujukan padaku melalui sms. Membaca rangkaian kalimat tersebut, aku sontak teringat dengan sebuah dialog di sebuah 'manga' koleksiku. "Orang yang selalu memperhatikanmu ternyata ada di dekatmu." Kupikir kalimat itu benar adanya. Meskipun aku terhitung jarang kontak baik langsung maupun tak langsung dengan teman kecilku itu, pada kenyataannya keberadannya sebagai seorang sahabat benar-benar tak lekang oleh waktu. Dan tentu kuharap akan terus demikian adanya.
Hari ini memang tak jauh berbeda dengan hari-hari biasanya. Meskipun peringatan akan hari jadi tahun ini tak seperti tahun sebelumnya. Berniat membuat sebuah tanda untuk mengawali komitmen baru ketika usia bertambah, jauh hari aku mempersiapkan kejutan kecil yang akan kubagi dengan sahabat dan teman-teman baruku. Sayang sebuah keteledoran menjadikan kegagalan kecil yang untungnya masih bisa ditoleransi ^^.
Pagi ini pun kuawali dengan kegembiraan. Sakit secara fisik sedikit terobati dengan ucapan selamat yang datang berurutan. Senyum mengembang mengingat diri ini diperhatikan oleh teman-temanku terkasih. Dan disinilah, diiringi alunan Zhen Xi oleh si ganteng Alec, aku menuliskan curahan dan harapan diri ini ketika menapaki usia yang telah bertambah satu tahun lagi.
Tanpa mengindahkan jalannya kualifikasi Moto GP yang biasanya rutin kusaksikan, aku memfokuskan diri melihat-lihat kembali catatan harian setahun lalu. Tak terasa setahun sudah aku telah berkecimpung ke dunia blog. Sekali lagi aku bersyukur dengan penemuan wahana ini yang membuatku berani untuk menuliskan kisah dan emosiku dalam sebuah tulisan. Membuka kembali surat demi surat yang kutulis selama setahun ini, nampak jelas bagaimana aku melewati hidupku belakangan ini. Berbagai peristiwa gembira dan sedih silih berganti mewarnai hidupku menjadi lebih semarak. Keberhasilan, kegagalan, pertemuan, perpisahan hingga pasang surut sebuah hubungan tercatat dengan rapi. Tawa bahagia hingga tangis kekecewaan nan menyesakkan membuatku lebih kokoh dalam menapak kehidupan selanjutnya.
Hari ini dengan sedikit bernostalgia aku mencoba merunut segala yang telah kuperbuat di waktu lalu. Memilah-milah kenangan yang bisa dijadikan sebagai pegangan untuk langkah selanjutnya tanpa terpaku pada masa lalu, berusaha lebih giat untuk meraih harapan pasti di masa depan. Mencoba untuk lebih bijak dalam mengatasi segala permasalahan yang singgah menghalangi langkahku.
Sayang, hari penuh kenangan ini sedikit ternoda dengan satu dua kekecewaan yang tak bisa kuelakkan. Harapan untuk memperoleh kado spesial agar aku bisa membuat sebuah catatan indah di hari ini kandas di tengah jalan. Bermula dari kegagalan atau lebih tepatnya kesialan dan salah perhitungan yang dialami oleh rider kesayanganku, hingga kehilangan sebuah kesempatan untuk membalas ejekan dari teman baruku. Ya, penampilan mengecewakan tim Setan Merah yang bulan depan bertandang ke Indonesia itu tidak hanya membuatku harus membayar taruhan sepotong es krim, yang lebih menyakitkan aku harus menahan diri sekaligus bersabar tanpa bisa membalas lontaran ejekan penggemar Barcelona. Angan-angan untuk merayakan tiga kemenangan sekaligus harus pupus. Kemalangan hari ini pun lengkap sudah ditambah dengan hal menyebalkan yang selalu harus kutahan tanpa tahu harus mengadu pada siapa. Untunglah di sana ada seseorang yang selalu siap mendengarkan, menguatkan dan mengembalikan keceriaanku (Arigato gozaimasu, Kyon-Chan).
Pada akhirnya terima kasih kuucapkan dengan tulus untuk semuanya. Tak lupa aku mengucapkan 'Tanjoubi omedetou" siapa lagi kalau bukan untuk cool guy Shinichi Kudo. Meskipun jarak antara 4 dan 30 Mei cukup jauh, aku tetap gembira karena memiliki hari jadi di bulan yang sama. Shenri Kuaile !

1 komentar:

MARS mengatakan...

uhmm...iya ngeblog bisa bikin kita bisa merunut sejarah hidup, tentang naik turun kehidupan.mari terus ngeblog dengan hati ehehe
so..tetap semangat!!!